Memories in Vietnam ─ part 1

14 July, 2014

 

Air rahmat-Nya pun jatuh, berselimut kelabu

Aroma lembab berbaur dengan sejuknya rinai gerimis

Membasahi dedaunan di seberang jendela ruanganku

Mengiringi tersembunyinya sang surya yang malu

 

Menguak kenangan akan sepuluh bulan terlewat

Ketika Dia mengetuk sanubari imanku dengan sebuah jalan indah

Semilir lembabnya angin menggulirkan perjalanan lalu

Menuju negeri tak bertuhan, menikmati terketuknya iman

 

Lembab yang sama, merasuk hidung menggelayut perlahan

Hangat yang sama, merasuk hati menyelimut hingga sanubari

 

Allahu … serasa peluh mata ini merasuk hati

Seberkas iman yang ku bawa berasa bagai debu

Kewajiban yang selalu ku tunda, Kau ketuk dengan sempurna

Layaknya air rahmat-Mu yang basahi daun kayu manis ini

 

Panggilan cinta-Mu … merindu sampai merasuk denyut nadi

Ucap ‘Alhamdulillah’ tak cukup ketika sayup panggilan cinta-Mu bersaut

Peluh mata pun tak cukup ungkapkan rindu ini

Merindu … seperti inikah merindu cinta-Mu

 

Allahu … jadikan aku hamba-Mu yang senantiasa merindu-Mu.

 

Yogyakarta, memories in Vietnam.

Near Ho Guom Lake, Ha Noi, Vietnam
Near Ho Guom Lake, Ha Noi, Vietnam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s